9 Kegunaan Karbon Aktif dalam Kehidupan Sehari-hari yang Jarang Disadari

Kegunaan Karbon Aktif yang Mungkin Belum Anda Ketahui

Ketika mendengar istilah karbon aktif, banyak orang langsung membayangkan filter air atau sistem pemurnian berskala besar. Padahal, material berpori ini sebenarnya lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari daripada yang kita kira.

Karbon aktif dapat ditemukan di dalam filter kulkas, air purifier, penyaring air minum, cooker hood, filter kabin mobil, perlengkapan aquarium, hingga sejumlah produk personal care.

Kemampuan tersebut berasal dari struktur karbon aktif yang memiliki banyak pori. Permukaan inilah yang memungkinkan berbagai molekul tertentu menempel melalui proses yang disebut adsorpsi. Berbeda dari absorpsi yang membuat zat masuk ke dalam material, pada adsorpsi molekul terutama terikat pada permukaan dan pori adsorben.

Lalu, di mana saja karbon aktif dapat kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari?

 

9 Kegunaan Karbon Aktif Yang Tidak Banyak Orang Tahu

1. Membantu Menghilangkan Bau Membandel di Kulkas dan Freezer

Salah satu kegunaan karbon aktif yang sangat praktis adalah sebagai penyerap bau pada kulkas dan freezer.

Makanan dengan aroma kuat, makanan basi, atau kulkas yang sempat mati karena pemadaman listrik dapat meninggalkan bau yang sulit hilang walaupun bagian dalam kulkas sudah dibersihkan.

Karbon aktif dapat membantu dengan mengadsorpsi sebagian molekul penyebab bau. Texas A&M AgriLife Extension dan Penn State bahkan mencantumkan activated charcoal sebagai salah satu pilihan untuk menangani bau yang tetap tertinggal setelah kulkas atau freezer dibersihkan.

Dalam pemakaian sehari-hari, karbon aktif dapat ditempatkan dalam wadah atau produk deodorizer yang memang dirancang untuk kulkas.

Namun, karbon aktif bukan pengganti proses membersihkan sumber bau. Makanan rusak tetap harus dibuang dan permukaan yang kotor harus dibersihkan terlebih dahulu.

2. Menjadi Penyerap Bau untuk Sepatu, Lemari, dan Ruang Penyimpanan

Bukan hanya kulkas. Prinsip adsorpsi yang sama membuat karbon aktif banyak dimanfaatkan sebagai bahan dalam sachet atau deodorizer untuk area sempit.

Contohnya antara lain:

  • rak sepatu,
  • lemari pakaian,
  • laci,
  • ruang penyimpanan,
  • tas olahraga,
  • interior kendaraan, dan
  • area di sekitar hewan peliharaan.

Berbeda dengan pengharum ruangan yang biasanya menambahkan aroma baru, karbon aktif bekerja dengan membantu menangkap sebagian molekul penyebab bau.

Karena kapasitas adsorpsi karbon aktif terbatas, media seperti ini perlu diganti ketika sudah jenuh atau ketika kemampuannya mengurangi bau mulai menurun.

Untuk pembahasan yang lebih khusus mengenai penggunaan ini, artikel Cara Mengatasi Bau Tidak Sedap di Rumah dengan Karbon Aktif di website Anda sudah tepat dijadikan internal link dari bagian ini.

3. Membantu Mengurangi Aroma Masakan pada Cooker Hood

Kegunaan karbon aktif yang sering tidak disadari terdapat tepat di atas kompor.

Beberapa cooker hood atau kitchen hood dengan sistem recirculation menggunakan kombinasi grease filter dan activated carbon filter.

Grease filter menangkap partikel minyak, sedangkan filter karbon digunakan untuk membantu menangkap senyawa penyebab aroma masakan sebelum udara dikembalikan ke dalam ruangan.

Produsen peralatan rumah tangga seperti Bosch dan Miele secara khusus menggunakan activated charcoal filter pada cooker hood mode recirculation untuk mengurangi cooking odors.

Karena karbon akhirnya menjadi jenuh, filter jenis ini tidak dapat digunakan selamanya. Jadwal penggantian mengikuti tipe filter, frekuensi memasak, dan petunjuk produsennya.

Jadi, bila cooker hood di rumah terasa semakin kurang efektif mengatasi aroma masakan, salah satu komponen yang patut diperiksa adalah carbon filter-nya.

4. Digunakan pada Filter Kabin Mobil

Karbon aktif juga bisa menemani perjalanan kita setiap hari tanpa terlihat.

Beberapa cabin air filter kendaraan menggunakan lapisan activated carbon selain media penyaring partikel nya.

Lapisan filter yang berbeda mempunyai fungsi berbeda. Media partikulat membantu menangkap debu, jelaga, atau pollen, sedangkan lapisan karbon aktif digunakan untuk menangani sebagian gas dan aroma yang tidak diinginkan.

Bosch, misalnya, menggunakan lapisan activated carbon pada cabin filter untuk membantu menangani gas berbau dan beberapa polutan gas di udara yang masuk ke kabin.

Artinya, ketika Anda mengganti filter AC mobil, ada kemungkinan karbon aktif merupakan salah satu material yang bekerja di baliknya.

5. Membantu Memperbaiki Rasa dan Bau Air Minum di Rumah

Pitcher filter, filter keran, filter di bawah sink, dan filter air pada sebagian refrigerator dapat menggunakan activated carbon.

Salah satu kegunaan utamanya adalah mengurangi senyawa yang mempengaruhi rasa dan aroma air, termasuk rasa atau bau yang berkaitan dengan klorin.

CDC menjelaskan bahwa pitcher filter dan refrigerator filter sering menggunakan activated carbon, dan fungsi utamanya umumnya adalah memperbaiki rasa dan bau air. CDC juga menekankan bahwa tidak semua filter rumah dirancang untuk menghilangkan mikroorganisme atau seluruh jenis kontaminan.

Karena itu, istilah “menggunakan karbon aktif” tidak otomatis berarti sebuah filter mampu menghilangkan semua zat berbahaya.

Jika tujuan Anda adalah menangani kontaminan tertentu, periksa klaim dan sertifikasi filternya. Sebagai contoh, CDC mencantumkan NSF/ANSI Standard 42 sebagai salah satu standar yang berkaitan dengan reduksi rasa dan bau.

Dengan kata lain, karbon aktif sangat berguna, tetapi tetap harus digunakan sesuai tujuan dan desain sistemnya.

6. Digunakan dalam Air Purifier untuk Membantu Menangani Bau dan Polutan Gas

Banyak air purifier tidak hanya menggunakan satu jenis filter.

Filter seperti HEPA terutama bekerja terhadap partikel, sedangkan activated carbon biasanya ditambahkan untuk menangani sebagian gas, VOC, dan molekul penyebab bau.

U.S. EPA menjelaskan bahwa gas-phase air filters dapat menggunakan sorbent seperti activated carbon untuk mengadsorpsi gas dan bau. Namun, filter tersebut tidak dirancang untuk menghilangkan semua jenis polutan gas yang mungkin terdapat di rumah.

Hal ini penting karena terdapat anggapan bahwa semakin banyak karbon aktif berarti sebuah purifier dapat menyelesaikan seluruh masalah kualitas udara.

Kenyataannya tidak demikian.

Karbon aktif paling tepat dianggap sebagai salah satu bagian dari sistem pengendalian kualitas udara, bersama ventilasi, penghilangan sumber polusi, dan media filtrasi lain sesuai jenis polutan.

Sebagai contoh, EPA secara khusus mengingatkan bahwa karbon monoksida tidak mudah ditangani oleh produk filtrasi gas residensial biasa.

7. Membantu Menjaga Air Aquarium Tetap Jernih dan Tidak Berbau

Bagi penghobi ikan hias, activated carbon sebenarnya bukan material yang asing.

Karbon aktif dapat digunakan sebagai salah satu media chemical filtration pada aquarium untuk membantu menangani senyawa terlarut tertentu, warna, serta bau.

Filter aquarium komersial, misalnya, menggunakan activated carbon untuk membantu mengurangi discoloration dan odor pada air.

Pada situasi tertentu, media karbon juga digunakan untuk membantu menghilangkan residu obat dari air akuarium setelah proses pengobatan selesai. Namun, penggunaannya tetap harus menyesuaikan kebutuhan aquarium dan instruksi produk, terutama karena sistem aquarium juga membutuhkan filtrasi mekanis dan biologis.

Jadi, fungsi karbon aktif di aquarium bukan menggantikan seluruh sistem filter, melainkan menjadi salah satu media pendukung.

8. Menjadi Bahan dalam Sabun, Cleanser, dan Produk Perawatan Kulit

Activated charcoal juga cukup mudah ditemukan pada produk personal care.

Beberapa sabun, facial cleanser, masker, dan produk kosmetik menggunakan charcoal sebagai salah satu bahannya.

Alasannya cukup masuk akal dari sisi material: karbon aktif merupakan adsorben dan dapat berinteraksi dengan berbagai zat pada permukaannya.

Namun, klaim produk perlu dibedakan dari bukti klinis.

Sebuah review dermatologi mencatat bahwa activated charcoal memang telah banyak digunakan dalam cleanser dan sabun, tetapi bukti klinis belum cukup untuk mendukung berbagai klaim seperti mengatasi jerawat, dandruff, exfoliation, atau anti-aging.

Karena itu, lebih aman mengatakan:

“Karbon aktif digunakan sebagai bahan dalam sejumlah produk pembersih dan kosmetik.”

Daripada mengatakan:

“Karbon aktif pasti menyembuhkan jerawat atau mendetoksifikasi kulit.”

Jika ingin menggunakan produk charcoal untuk kulit, pilih produk kosmetik yang memang diformulasikan untuk pemakaian topikal, bukan karbon aktif curah yang diperuntukkan bagi aplikasi lain.

9. Punya Peran dalam Penanganan Keracunan, Tetapi Bukan untuk Pengobatan Sendiri di Rumah

Ini mungkin salah satu kegunaan activated charcoal yang paling mengejutkan.

Activated charcoal tertentu dapat digunakan oleh tenaga medis dalam penanganan beberapa jenis keracunan atau overdosis karena kemampuannya mengikat zat tertentu di saluran pencernaan sehingga mengurangi penyerapannya.

Namun, ini bukan berarti karbon aktif dapat digunakan sendiri sebagai “obat detoks” setiap kali seseorang merasa keracunan.

Poison Control secara tegas menyarankan agar masyarakat tidak mencoba menangani keracunan sendiri di rumah dengan activated charcoal. Tidak semua racun dapat ditangani dengan charcoal, dan pemberiannya juga memiliki risiko serta kontraindikasi tertentu.

Selain itu, activated charcoal medis tidak boleh disamakan begitu saja dengan karbon aktif untuk filter, aquarium, penghilang bau, ataupun arang untuk barbecue.

Jika terjadi dugaan keracunan, langkah yang tepat adalah mencari bantuan medis atau menghubungi layanan penanganan keracunan yang tersedia di wilayah Anda.

 

Bagaimana Karbon Aktif Bisa Memiliki Begitu Banyak Kegunaan?

Jawabannya ada pada pori dan luas permukaannya.

Karbon aktif diproses sehingga memiliki jaringan pori yang menyediakan permukaan sangat besar bagi molekul tertentu untuk menempel.

Proses menempelnya molekul pada permukaan tersebut disebut adsorpsi.

Sifat inilah yang kemudian dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan: mengurangi bau, menangani beberapa senyawa organik di air, mengurangi polutan gas tertentu, hingga mengikat senyawa tertentu dalam penggunaan medis.

Namun, karbon aktif bukan “magnet universal”.

Kemampuan adsorpsinya dipengaruhi oleh banyak hal, seperti jenis karbon, ukuran pori, sifat molekul yang hendak diadsorpsi, jumlah karbon, waktu kontak, kelembapan, suhu, hingga kondisi sistem tempat karbon digunakan.

Itulah sebabnya karbon aktif untuk satu aplikasi belum tentu cocok untuk aplikasi lainnya.

 

Temukan Karbon Aktif yang Sesuai dengan Kebutuhan Anda

Gold Carb menyediakan berbagai pilihan karbon aktif atau activated carbon dengan karakteristik yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan penggunaan.

Sebelum memilih karbon aktif, tentukan terlebih dahulu tujuan penggunaannya, jenis zat yang ingin ditangani, serta bentuk media yang diperlukan.

Dengan memilih karbon aktif berdasarkan aplikasinya bukan sekadar berdasarkan istilah “karbon aktif” hasil adsorpsi dapat menjadi lebih tepat dan efisien.

Hubungi tim kami untuk mendapatkan informasi mengenai spesifikasi karbon aktif yang sesuai dengan kebutuhan Anda.